Rabu, 16 Maret 2016

PENGORBANAN SANG PELATIH

Dibalik tugas dan tanggung jawab dipertaruhkan
Dibalik tugas berat yang harus diembannya
Dibalik seragam yang di pakainya
Dibalik senjata yang selalu ditentengnya
Dibalik itu semua terdapat jiwa mereka sesungguhnya
Dibalik itu semua  terdapat  jiwa korsa didalam dadanya
Tak pernah berhenti ucapan mengatakan siap

Tak pernah mereka berfikir akan resiko kerjanya
Bayangan kematian yang selalu ingin jadi kenyataan
Beriringan menemani langkahnya kemedan perang
Tempat dimana pembuktian ditentukan
Tempat selalu dilapangan dan dekat dengan mereka
bukan sebuah cacian mereka lontarkan

Bukan sebuah ironi yang mereka rasakan
Kebanggaan meski harus kehilangan
Kehilangan rasa damai karena nyawa jadi taruhan
Tapi berjuang demi bangsa jadi sebuah keharusan
tapi itu semua untuk kebersamaan dan rasa cinta
Bukan hanya sebagai pembuktian

Semua pengorbanan yang mereka lakukan
Tapi semua di haturkan demi bangsa yang dibanggakan
Tak mengenal arti sebuah balasan
Tak mengenal rasa menyerah dan lelah


Itu semua untuk kebanggaan kalian dihari kelak
Menyenangkan seseorang melalui suatu tindakan adalah lebih baik daripada ribuan kali menundukkan kepala dalam doa

Minggu, 28 Februari 2016

LAGU LAGU RESIMEN MAHASISWA INDONESIA

BILA WAKTU MAKAN TELAH TIBA
BILA WAKTU MAKAN TELAH TIBA
SEGERA MENUJU RUANG MAKAN
BANGKITKAN SEMANGAT MU RESIMEN
SIAPKAN PERUT UNTUK DIISI
JANGAN LUPA HABISKAN NASI
JUGA DENGAN LAUK PAUKNYA
SAYUR MAYUR JUGA DISIKAT
TINDAKAN BICARA DENGAN TEMAN


SEMANGAT MENWA
Di dalam pertempuran tidak pernah masuk koran
Mati dalam perang suatu kebanggaan 
Komando baret ungu pasukan berani mati
Majulah ayo terus maju
Sampai titik darah penghabisan

Di dalam pertempuran tidak pernah masuk koran
Mati dalam perang suatu kebanggaan 
Infanteri hantu rimba
Marinir hantu laut
Korpaskhas hantu di udara
Pak polisi hantu jalan raya

Di dalam pertempuran tidak pernah masuk koran
Mati dalam perang suatu kebanggaan 
Perwira naik mobil
Bintara naik motor
Tamtama naiknya sepeda
Kalau Menwa jalan kaki saja 


DERAP LANGKAH
Derap langkah nan gagah perkasa
Seirama dan satu suara
Sambil bernyanyi lagu hura-hura
Itulah kami Menwa  Mahawarman
Ayun kakimu kiri dan kanan (kiri kanan)
Atur jarak jaga kerapian
Jangan sampai merusak barisan
Banjar dan safnya harus diluruskan
Banjar dan safnya harus diluruskan



"MAHAWARMAN BERAKSI
Walau panas terik matahari.. Berjuta kali
mahawarman beraksi,
bagiku itu langkah pasti
••
Dihari hari esok
Adalah milik kita
Pendidikan resimen
Mahawarman..
Gegap gempita kamilah
Resimen..
Demi kejayaan indonesia..
••
Marilah..mari.. Mari kita nyanyikan
Sebuah lagu..
Lagu kemenangan..
••
Marilah..mari
Mari kita nyanyikan
Sebuah lagu...
LAGU KEMENANGAN



AWAL PENDIDIKAN

Dulu aku bercita-cita menjadi resimen mahasiswa
Berdiri tegap gagah perkasa tunaikan tugas yang mulia
Kini aku sedang ditempa 
Di dalam kawah candra dimuka
Lupa kawan lupa saudara
Lupakan saja semuanya
Walau badan sakit-sakit pantang masuk rumah sakit 
Walau badan menderita siang malam ku ditempa
Walau diriku dtempa hatiku gembira
Gembira..gembira selama-lamanya
Bergembira.... senantiasa....selalu gembira
Hilangkanlah rasa susah sejauh-jauhnya
Rasa susah rasa sedih tiada gunanya
Susah itu adalah bagi orang yang lemah
Gembira..gembira selama-lamanya


TIADA GUNUNG TERLALU TINNGI

Tiada gunung terlalu tinggi
Buat kami daki di siang hari
Tiada jurang terlalu dalam
Buat kami susuri di malam kelam
Hutan rimba..(hutan rimba)
Padang lalang (padang lalang)
Kususuri jalanan jauh
Panas terik hujan berangin
Majulah ayo maju (ayo maju)
Pantang menyerah (pantang menyerah)
Hati kami (hati kami)... karena terlatihnya
Inilah kami resimen..satuan kalayudha


PAK GENDUT

Pak Gendut Latihan  Kader
Pak Gendut Latihan Menwa
Lari lari tiap pagi
Jalan jongkok setengah mati
Pak Gendut jadi kurus lagi (Bu Gendut)


PELATIHKU
Wahai pelatihku betapa kejam dirimu
Wahai pelatihku betapa jeli matamu
Tidak kah kau tahu apa isi hatiku
Ku sayang padamu
Ku cinta padamu

Mau marah silahkan
Mau dongkol silahkan
Asal jangan kau putuskan cintaku
Aku sabar menunggu
Sampai tumbuh rambutku


Malam minggu aku apel kerumahmu

Kamis, 18 Juni 2015

SEMANGAT KEBERSAMAAN MENUNAIKAN IBADAH PUASA DI BULAN RAMADHAN 1436 H

 Banyak ilmu pengetahuan” kecerdasan dan keilmuan yang terdapat pada diri Maka sangatlah wajar dengan kecerdasannya menjadi seorang pemimpin. Kecerdasan memang sangat penting untuk menjadi seorang pemimpin, terutama pemahaman dan keilmuan agama yang luas, kemudian ilmu tentang kepemimpinan yang dalam menempuh kekuatan dan semangat untuk menjalankan Ibadah puasa di bulan Ramadhan

MENGUBAH YANG BIASA MENJADI LUAR BIASA

Dikecewakan itu BIASA, tapi membalasnya dengan kasih sayang itulah yang LUAR BIASA... 

Memaafkan kesalahan itu BIASA, tapi berbuat baik pada yang bersalah itulah yang LUAR BIASA... 
Memberi itu BIASA, tapi memberikan sesuatu yang masih kita sayangi serta kita butuhkan itulah yang LUAR BIASA... 
Bersyukur itu BIASA, tapi bersyukur saat kita didera musibah itulah yang LUAR BIASA... 
“Mari kita bentuk pribadi ini serta mengarahkannya pada sesuatu yang LUAR BIASA.” 


Hidup ini memang begitu keras maka dari itu prinsip didalam hidup harus kuat untuk menghilangkan semua apa yang menjadi penghalang bagi kita, tetapi tidak semua orang yang selalu kuat pada prinsipnya. Kadang-kadang berprinsip lemah disaat ada ujian mendekat, sehingga mutiara kata kata bijak kehidupan sangat diharapkan akan menghasilkan semangat bagi hidup, Memperkuat prinsip hidup serta tekad untuk sampai ke jalur terbaik.


Belajarlah jujur pada diri sendiri, lakukan apa kata hati, sehingga kamu tidak perlu lagi menyembunyikan apapun dalan hidupmu  Jangan takut mencoba, kesalahan adalah guru terbaik jika kamu jujur mengakuinya dan mau belajar darinya.

Sabtu, 16 Mei 2015

JIWA KORSA KOMANDAN DAN WAKIL KOMANDAN REGU SATUAN

Komandan dan Wakil Komandan Regu merupakan tujuan dari pendidikan ini adalah untuk membentuk Menjadi Komandan Regu yang memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar. Pendidikan ini merupakan upaya Pimpinan dalam mencetak siswa berkualitas yang nantinya siap menjadi ujung tombak, tulang punggung satuan, memiliki sikap dan perilaku sebagai Resimen Mahasiswa Indonesia Karena dari sinilah Siswa Dididik akan dibekali berbagai kemampuan teknis, baik fisik maupun non fisik, agar dapat menjadi seorang Menwa yang handal dan mampu menjabarkan setiap perintah pimpinan dengan sebaik-baiknya. Sebagai seorang Menwa Indonesia yang profesional, diharapkan mampu memahami dan meyakini bahwa proses pendidikan yang dilaksanakan pada dasarnya tidak hanya proses perubahan status, melainkan mengandung makna yang sangat luas yakni menyangkut pengembangan kemampuan tugas dan tanggung jawab dan Jiwa Korsa yang semakin besar kepada Bangsa dan Negara demi Tegaknya NKRI ( Negara Kesatuan Republik Indonesia )
Latihan Ipeperangan penyerbuan serangan pantai ini membutuhkan jiwa korsa. Dalam kehidupan sehari hari di luar dalam latihan, jiwa korsa pun merupakan semangat yang bernilai positif. Itu menjadi sesuatu yang layak untuk dipelihara dan dibina. rasa persatuan kebersamaan jiwa korsa akan menjadi tercela ketika ditempatkan dalam situasi yang salah. Untuk itulah, biasanya di samping jiwa korsa, disiplinnya juga harus dipupuk terus untuk bisa disiplin adalah sikap taat dan tunduk pada aturan yang berlaku. Salah satu contoh bentuk nyata dan positif dari semangat jiwa korsa ini ditunjukkan  Latihan Pendidikan Dasar Resimen Mahasiswa Mahawarman di Pantai Glayem Indramayu Jawa barat

Tapi jiwa Korps Kesatuan (KORSA) di tingkat Resimen mahasiswa haruslah di tumbuh kembang kan sejak awal.kekuatan kesatuan dan kebersamaan itu paling terasa kuat ketika kita berada pada tingkat tertinggi.Semakin tinggi sebuah organisasi di sebuah kampus maka akan semakin tebal dan kuat jiwa Korps Kesatuan (KORSA) nya antar Resimen Mahasiswa, Seluruh Indonesia


PERANAN JIWA KORSA
Jiwa korsa bukan hanya penting dikalangan militer saja, tetapi juga di Resimen Mahasiswa atau diorganisasi manapun. Jiwa korsa yang baik akan menciptakan disiplin ketertiban, moril dan motifasi tinggi, tentu saja juga akan meningkatkan ketrampilan profesinya, karena merasa malu apabila tidak mampu. Seorang anggota korps yang benar-benar memiliki jiwa korsa yang tinggi akan menunjukan penampilan yang gagah (tidak loyo lemas dan merendahkan semangat), berani dan segala tingkah lakunya selalu terpuji, karena jiwa korsanya itu telah jadi stimulan untuk menjaga nama baik korpsnya. “ SEORANG YANG INGIN MEMPEROLEH PENGERTIAN YANG MENDALAM MENGENAI DASAR-DASAR ILMU MEDAN HARUS MENGERTI L’ESPRIT DE CORPS “ (VON CLAUSEWITZ). Jiwa korsalah yang menimbulkan semangat, keberanian dan tekad dalam menghadapi medan perang.
KETULUSAN HATI merupakan sifat yang paling disukai oleh semua orang. Karena kutulusan hati bisa membuat orang lain merasa aman dihargai sehingga yakin tidak akan dibohongi atau dibodohi. Seseorang yng memberikan ketulusan hati akan selalu mengatakan kebenaran, tidak suka mengada-ada, pura-pura, mencari alasan atau bahkan memutarbalikkan fakta.

KESETIAAN: orang yang setia selalu bisa dipercayai dan diandalkan. Karena biasanya orang yang memiliki kesetiaan akan selalu berusaha menepati janji, memiliki komitmen yang kuat, rela berkorban dan tidak suka berkhianat
Jiwa korsa yang kuat tidak mudah padam selama didalam korps. Di dalam jiwa korsa terkandung di dalamnya loyalitas, merasa ikut memiliki, merasa bertanggung jawab, ingin mengikuti pasang surut serta perkembangan korps-nya. Seorang yang memiliki jiwa korsa tinggi pasti penuh inisiatif, tetapi tahu akan kedudukan, wewenang dan tugas-tugasnya.
TIDAK MEMENTINGKAN DIRI SENDIRI DAN SIAP BERKORBAN UNTUK KEPENTINGAN YANG LEBIH BESAR.

Selasa, 07 April 2015

MENWA MAHAWARMAN GERAKAN PENGHIJAUAN SESUAI PROGRAM “KOPASUSS GO GREEN”.

Kegiatan penanaman pohon oleh  Siswa Mahawarman Angkatan Pantai Glayem Indramayu menggelar kegiatan karya bakti berupa penanaman pohon di daerah Latihan Komando Kopasuss Situ Lembang
Sementara itu jumlah pohon yang berhasil ditanam kurang lebih 150 pohon
Untuk menanamkan sikap peduli terhadap alam ini, pihak terkait dari Denma Kopasuss Situ Lembang mendorong para peserta Diksar Mahawarman untuk melakukan proses penghijauan dengan cara melakukan penanaman ratusan bibit pohon berbagai jenis yang rencananya dilakukan di kawasan sekitar lingkungan daerah Pendidikan
Siswa bisa menjaga pertumbuhan dari pohon yang ditanam, dan mengingatkan kita semua selalu bekerjasama untuk menjaga lingkungan.masih perlu ditanami atau dilakukan penghijauan atau juga bisa sebagai pohon pengganti apabila pohon yang ditanam hari ini tidak tumbuh atau mati.
Mewujudkan lingkungan yang lestari dan seimbang dengan menanam pohon pada wilayah resapan air, di lereng Gunung Situ Lembang Kopasuss ,.gerakan tanam pohon ini merupakan salah satu sumbangsih kepada bangsa dan masyarakat dunia dalam upaya mengatasi pemanasan global.“Bahwa menjaga hutan dan lingkungan jangan hanya trend atau ikut- ikutan saja tetapi adanya kemauan untuk menjaga keselamatan dari ancaman bencana. 
Sementara itu, kita masih ingat mantan Presiden ke 6 kita Susilo Bambang Yudoyono  mengingatkan kembali bahwa era globalisasi mendatangkan sisi baik dan sisi buruk. Globalisasi juga mendatangkan benih-benih ketidakadilan yang harus kita tolak. Globalisasi juga memunculkan gaya hidup hedonisme, gaya hidup yang mengatakan bahwa semuanya bisa berjalan baik-baik saja. “Ini bertentangan dengan hakikat kehidupan itu sendiri. Tiap orang dan bangsa pasti mengalami masa dimana untuk mencapai tujuan mulia memerlukan perjuangan, kesabaran, keuletan, mental harus bisa, pikiran positif, jiwa terang, yang merupakan karakter dari manusia dan bangsa yang bersangkutan. Dengan karakter itulah sebuah bangsa bisa menuju masa depan lebih baik,” kata SBY.

seluruh komponen Siswa Pendidikan Dasar Mahawarman untuk melakukan penanaman dan pemeliharaan pohon secara berkelanjutan untuk mitigasi perubahan iklim dan merehabilitasi hutan dan lahan. "Penanaman pohon juga menambah tutupan lahan dan hutan guna mencegah longsor dan banjir di musim hujan," 

Peduli dan Berbudaya Lingkungan turut serta dalam kegiatan yang diadakan oleh Siswa Dikdasar Mahawarman ini  “Penanaman pohon merupakan salah satu kepedulian Resimen Mahasiswa Mahawarman Dengan Kopassus terhadap kelestarian alam Indonesia dan program ini dilaksanakan bersama- sama masyarakat terutama atas permintaan sesepuh Komandan Kompi Markas Situ Lembang Kopassus.



Komandan Kompi Markas Situ Lembang Mengatakan  Kopassus Bersama Menwa Mahawarman ingin menambahkan berkontribusi untuk menyelamatkan bumi dari ancaman pemanasan global dengan gerakan penghijauan sesuai program “Kopassus Go Green”.



kegiatan kegiatan seperti hendaknya terus berlanjut jangan samapi disni saja harus dan sering diadakan kegiatan ini supaya kami sebagai Resimen mahasiswa Indonesia  bisa memberikan dharma bhaktinya kepada Nusa dan Bangsa serta masyarakat yang tinggal sekitarnya " ungkap salah satu peserta Siswa Pendidikan Resimen Mahawarman

peserta berlatih selama berapa hari  penuh rasa gembira , peserta di berikan materi teknik penyelamatan Hutan Lingkungan disamping itu juga di berikan motivasi tentang kerelawanan dan penanaman Jiwa Korsa.
untuk dapat Menyikapi perkembangan dan perubahan cuaca ekstrim yang terkadang mendera dipinggiran Gunung Situ Lembang Kopasuss


"Berusahalah tetatp SEMANGAT,tetap SABAR, tetap TERSENYUM dan terus BELAJAR Apa ARTI HIDUP.sebenarnya....Terus berjuang karena Anda sedang menimba Ilmu jangan lupa tetap Semangat Jiwa Korsa "