Minggu, 26 Juni 2016

DIRGAHAYU RESIMEN MAHAWARMAN BATALYON VI KE 51 TAHUN

Widya Castrena Dharma Siddha Selamat Hari Ulang Tahun Resimen Mahawarman Batallyon VI ke 51 Tahun   20 JUNI 2016  semoga tetap jaya selamanya dihari ulang tahun bertepan dengan bulan Puasa mengadakan Syukuran dan berbuka Puasa bersama Dirgahayu Resimen Mahasiswa Mahawarman Batalyon Vi ke 51

Minggu, 29 Mei 2016

SISWA DIKSARMIL MENWA MAHAWARMAN HUJAN PANAS TETAP SEMANGAT JIWA KORSANYA

Pendidikan Dasar Kemilieran atau Diksarmil  akan melatih menguji fisik dan mental adalah hal wajar dan sering di jumpai dalam pendikan dasar kemiliteran Banyak para siswa didik mengeluh kepada dirinya sendiri dan kepada kawannya ,dengan bahasa “saya malas cape mengantuk dan ngga enak badan lemas  dan tidak mampu kesel dan kadang “tiba-tiba kepala pusing, tak bisa ikut latihan dalam pikiran  dan masih banyak alasan yang muncul ketika kejenuhan melanda pada diri siswa Jenuh dan bosan dalam latihan lihat saja para siswa Diksarmil Hujan Panas mereka tetap menjalankan sampai akhir 
Apa yang dipelajari dalam latihan Diksarmil Resimen Mahasiswa Mahawarman tidak bisa diperoleh hanya dengan Rahasia meningkatkan semangat berlatih ketika jenuh tidak lain berasal dari diri sendiri. Pada saat Anda jenuh anda sedang berlatih mengalahkan diri sendiri. Musuh paling besar adalah DIRI ANDA sendiri, jika Anda bisa menang melawan diri Anda, Anda dipastikan bisa mengalahkan orang lain dengan lebih mudah.
Beberapa macam usaha dalam pendidikan mungkin bisa dilakukan seperti  apa yang kita lihat dalam gambar Foto atau Video untuk Menghadapi kejenuhan para siswa Diksarmil mengatasi kejenuhan tersebut adalah dengan mencari teman yang satu dengan semangat kebersamaan sehingga bisa saling mensupport membantu satu sama lain untuk bisa tetap exist di dalam latihan diksarmil apa yang kita lihat bisa menghilangkan rasa jenuh dan cape dalam pendidikan tapi siswa tetap semangat biar hujan membasahi mereka siswa memakai Ponconya untuk menutupi badannya dari air hujan












Senin, 18 April 2016

DIKSARMIL MAHAWARMAN DAN IBADAH WAJIB

Pendidikan merupakan usaha sadar untuk mengembangkan kepribadian siswa diksar lebih baik di dalam Pendidikan dasar atau dimanapun dalam lingkungan sekolah maupun lingkungan rumah dan keluarga. Pendidikan siswa diksar harus dimulai sejak masuk pendidikan sampai mereka nanti selesai maupun untuk mereka nantinya, yakni pendidikan di dalam latihan, atau pendidikan melalui para pembina atau pengawas latihan. Para pembina sangat berperan penting dalam pendidikan dasar, baik dalam bertingkah laku, ilmu pengetahuan atau kepribadian diri. Para Pelatih menjadi contoh pertama bagi adik didiknya, dan juga lingkungan kawan mereka . Pendidikan ini berlangsung seumur hidupnya. Dari mulai masuk pendidikan  hingga nantinya selesai pendidikan, siswa akan mengalami pendidikan berupa pengalaman saat ia berada di lingkungan diksar atau dalam lingkungan latihanya, dan pendidikan ilmu pengetahuan saat siswa diksar berada di lingkunganformal. Para pembina bertanggungjawab atas pendidikan yang siswa dapatkan pada saat di lingkungan pendidikan, begitu pula pembiana pengajar di kelas maupun lapangan bertanggungjawab atas pembinaan siswa dalam menguasai pendidikan ilmu pengetahuan yang didapatkan oleh siswa pada saat belajar di dikelas mapn dilapangan. 
Dalam Foto foto ini akan memuat masalah nilai-nilai atau manfaat ibadah shalat dalam pendidikan seorang siswa. Pengetahuan seorang pengajar atau pembina  tentang kondisi obyektif seorang siswa akan berpengaruh terhadap tujuan pendidikan. Bagi seorang siswa dalam penguasaan materi mereka perlu untuk latihan-latihan dan pembiasaan dari pelajaran atau kebiasaan yang dicontohkan pengajar  atau pembina nya di kelas maupun dilapangan. Dengan pembiasaan dan latihan-lahsiswa diksarmil akan mudah untuk terpengaruh dalam pembentukan kepribadiannya. Baik itu latihan dalam ilmu pengetahuan ataupun pembiasaan prilaku yang baik dari pembinanya dan lingkungan siswa itu sendiri serta lingkungan bermainnya. Oleh karena itu, oarang tua bisa membiasakan diri seorang anak dalam membentuk kepribadiannya melalui IBADAH SHALAT yang wajib dilakukannya setiap hari. Ibadah shalat mempunyai pengaruh positif dalam kepribadian seorang SISWA diksarmil. Ibadah sholat tidak hanya berpengaruh pada kehidupan spiritual seseorang, namun juga berpengaruh pada kehidupan sosial, fisik, maupun psikis. Ibadah shalat dapan dijadikan sarana untuk menanamkan nilai-nilai kebaikan pada diri seorang siswa itu sendiri. Adapula sifat-sifat yang dapat ditanamkan dari ibadah sholat diantaranya,para siswa  dapat berdisiplin waktu, maksudnya siswa didik  tau kapan waktu-waktu sholat, sehingga SISWA DIKSARMIL juga akan terbiasa dengan rutinitasnya yang dijadwalkan seperti shalat. Misalnya kapan siswa harus belajar, kapan siswa bisa Istirahat dan tidur, kapan siswa siswa harus mengerjakan melakukan dari pelatihanya dan lain-lain. Hal-hal tersebut dapat dibiasakan sejak dini, sehingga saat dewasa terbentuklah kepribadian seorang anak yang disiplin akan waktu-waktu yang sudah diatur dan diajarkan sejak dari pendidikan dasar kemiliteran para siswa  akan berkelanjutan saat ia selesai nant dan seterusnya.  Dan dapat kita ketahui pula bahwa SHALAT yang dilakukan seseorang akan mendidik jiwa SISWA SISWA DIKSARMIL untuk menyadari akan pengawasan Allah (muraqabatullah) terhadap setiap tingkah laku perbuatannya. Shalat juga dapat mengarahkan dan membimbing seseorang kepada jalan Allah sehingga ia akan terbiasa dan terdidik untuk mentaati Allah. Mereka akan mengakui dengan sepenuh hati akan keberadaan Allah dan ke-Esaan-Nya. Mereka mengakui bahwa hanya Dia yang memiliki sifat-sifat kesempurnaan dan Dialah yang telah menciptakan segala sesuatu yang ada di alam ini dengan sebaik-baiknya dan mengatur serta memeliharanya. Sehingga menuntut dia untuk mengakui atas kekuasaan-Nya. 
dari apa yang disabdakan Nabi Muhammad SAW “Shalatlah kalian, sebagaimana kalian melihat aku shalat”. Dengan demikian, dasar pelaksanaan shalat adalah shalat sebagaimana yang sudah dicontohkan Nabi SAW mulai bacaan hingga berbagai gerakan di dalamnya, sehingga tidak ada modifikasi dan inovasi dalam praktik shalat
Oleh karena itu dapat pula dikatakan bahwa seorang yang melakukan SHALAT ini, mereka akan melakukannya secara sungguh-sungguh dan hatinya betul-betul akan tertuju kepada Allah, mengagungkan-Nya, merasa takut, rendah diri serta merasa malu berhadapan dengan-Nya. Sehingga mereka menganggap shalat tersebut bukan merupakan beban yang memberatkan mereka. Tetapi shalat tersebut merupakan suatu kebutuhannya dalam rangka untuk memohon bantuan dan perlindungan dari-Nya serta sebagai sarana untuk mendekatkan diri dan bermunajad kepada-Nya. 


Para Pembina dan Pengajar serta Pengawas yang mendidik Siswa Diksarmil melakukan shalat pada dasarnya sama dengan mendidik serta mendisiplinkan diri siswa melakukan Shalat untuk kebaikan dan kebajikan bersama dalam Pendidikan Latihan Dasar Kemiliteran Resimen Mahasiswa Mahawarman seluruh Indonesia















Rabu, 16 Maret 2016

PENGORBANAN SANG PELATIH

Dibalik tugas dan tanggung jawab dipertaruhkan
Dibalik tugas berat yang harus diembannya
Dibalik seragam yang di pakainya
Dibalik senjata yang selalu ditentengnya
Dibalik itu semua terdapat jiwa mereka sesungguhnya
Dibalik itu semua  terdapat  jiwa korsa didalam dadanya
Tak pernah berhenti ucapan mengatakan siap

Tak pernah mereka berfikir akan resiko kerjanya
Bayangan kematian yang selalu ingin jadi kenyataan
Beriringan menemani langkahnya kemedan perang
Tempat dimana pembuktian ditentukan
Tempat selalu dilapangan dan dekat dengan mereka
bukan sebuah cacian mereka lontarkan

Bukan sebuah ironi yang mereka rasakan
Kebanggaan meski harus kehilangan
Kehilangan rasa damai karena nyawa jadi taruhan
Tapi berjuang demi bangsa jadi sebuah keharusan
tapi itu semua untuk kebersamaan dan rasa cinta
Bukan hanya sebagai pembuktian

Semua pengorbanan yang mereka lakukan
Tapi semua di haturkan demi bangsa yang dibanggakan
Tak mengenal arti sebuah balasan
Tak mengenal rasa menyerah dan lelah


Itu semua untuk kebanggaan kalian dihari kelak
Menyenangkan seseorang melalui suatu tindakan adalah lebih baik daripada ribuan kali menundukkan kepala dalam doa

Minggu, 28 Februari 2016

LAGU LAGU RESIMEN MAHASISWA INDONESIA

BILA WAKTU MAKAN TELAH TIBA
BILA WAKTU MAKAN TELAH TIBA
SEGERA MENUJU RUANG MAKAN
BANGKITKAN SEMANGAT MU RESIMEN
SIAPKAN PERUT UNTUK DIISI
JANGAN LUPA HABISKAN NASI
JUGA DENGAN LAUK PAUKNYA
SAYUR MAYUR JUGA DISIKAT
TINDAKAN BICARA DENGAN TEMAN


SEMANGAT MENWA
Di dalam pertempuran tidak pernah masuk koran
Mati dalam perang suatu kebanggaan 
Komando baret ungu pasukan berani mati
Majulah ayo terus maju
Sampai titik darah penghabisan

Di dalam pertempuran tidak pernah masuk koran
Mati dalam perang suatu kebanggaan 
Infanteri hantu rimba
Marinir hantu laut
Korpaskhas hantu di udara
Pak polisi hantu jalan raya

Di dalam pertempuran tidak pernah masuk koran
Mati dalam perang suatu kebanggaan 
Perwira naik mobil
Bintara naik motor
Tamtama naiknya sepeda
Kalau Menwa jalan kaki saja 


DERAP LANGKAH
Derap langkah nan gagah perkasa
Seirama dan satu suara
Sambil bernyanyi lagu hura-hura
Itulah kami Menwa  Mahawarman
Ayun kakimu kiri dan kanan (kiri kanan)
Atur jarak jaga kerapian
Jangan sampai merusak barisan
Banjar dan safnya harus diluruskan
Banjar dan safnya harus diluruskan



"MAHAWARMAN BERAKSI
Walau panas terik matahari.. Berjuta kali
mahawarman beraksi,
bagiku itu langkah pasti
••
Dihari hari esok
Adalah milik kita
Pendidikan resimen
Mahawarman..
Gegap gempita kamilah
Resimen..
Demi kejayaan indonesia..
••
Marilah..mari.. Mari kita nyanyikan
Sebuah lagu..
Lagu kemenangan..
••
Marilah..mari
Mari kita nyanyikan
Sebuah lagu...
LAGU KEMENANGAN



AWAL PENDIDIKAN

Dulu aku bercita-cita menjadi resimen mahasiswa
Berdiri tegap gagah perkasa tunaikan tugas yang mulia
Kini aku sedang ditempa 
Di dalam kawah candra dimuka
Lupa kawan lupa saudara
Lupakan saja semuanya
Walau badan sakit-sakit pantang masuk rumah sakit 
Walau badan menderita siang malam ku ditempa
Walau diriku dtempa hatiku gembira
Gembira..gembira selama-lamanya
Bergembira.... senantiasa....selalu gembira
Hilangkanlah rasa susah sejauh-jauhnya
Rasa susah rasa sedih tiada gunanya
Susah itu adalah bagi orang yang lemah
Gembira..gembira selama-lamanya


TIADA GUNUNG TERLALU TINNGI

Tiada gunung terlalu tinggi
Buat kami daki di siang hari
Tiada jurang terlalu dalam
Buat kami susuri di malam kelam
Hutan rimba..(hutan rimba)
Padang lalang (padang lalang)
Kususuri jalanan jauh
Panas terik hujan berangin
Majulah ayo maju (ayo maju)
Pantang menyerah (pantang menyerah)
Hati kami (hati kami)... karena terlatihnya
Inilah kami resimen..satuan kalayudha


PAK GENDUT

Pak Gendut Latihan  Kader
Pak Gendut Latihan Menwa
Lari lari tiap pagi
Jalan jongkok setengah mati
Pak Gendut jadi kurus lagi (Bu Gendut)


PELATIHKU
Wahai pelatihku betapa kejam dirimu
Wahai pelatihku betapa jeli matamu
Tidak kah kau tahu apa isi hatiku
Ku sayang padamu
Ku cinta padamu

Mau marah silahkan
Mau dongkol silahkan
Asal jangan kau putuskan cintaku
Aku sabar menunggu
Sampai tumbuh rambutku


Malam minggu aku apel kerumahmu

Kamis, 18 Juni 2015

SEMANGAT KEBERSAMAAN MENUNAIKAN IBADAH PUASA DI BULAN RAMADHAN 1436 H

 Banyak ilmu pengetahuan” kecerdasan dan keilmuan yang terdapat pada diri Maka sangatlah wajar dengan kecerdasannya menjadi seorang pemimpin. Kecerdasan memang sangat penting untuk menjadi seorang pemimpin, terutama pemahaman dan keilmuan agama yang luas, kemudian ilmu tentang kepemimpinan yang dalam menempuh kekuatan dan semangat untuk menjalankan Ibadah puasa di bulan Ramadhan

MENGUBAH YANG BIASA MENJADI LUAR BIASA

Dikecewakan itu BIASA, tapi membalasnya dengan kasih sayang itulah yang LUAR BIASA... 

Memaafkan kesalahan itu BIASA, tapi berbuat baik pada yang bersalah itulah yang LUAR BIASA... 
Memberi itu BIASA, tapi memberikan sesuatu yang masih kita sayangi serta kita butuhkan itulah yang LUAR BIASA... 
Bersyukur itu BIASA, tapi bersyukur saat kita didera musibah itulah yang LUAR BIASA... 
“Mari kita bentuk pribadi ini serta mengarahkannya pada sesuatu yang LUAR BIASA.” 


Hidup ini memang begitu keras maka dari itu prinsip didalam hidup harus kuat untuk menghilangkan semua apa yang menjadi penghalang bagi kita, tetapi tidak semua orang yang selalu kuat pada prinsipnya. Kadang-kadang berprinsip lemah disaat ada ujian mendekat, sehingga mutiara kata kata bijak kehidupan sangat diharapkan akan menghasilkan semangat bagi hidup, Memperkuat prinsip hidup serta tekad untuk sampai ke jalur terbaik.


Belajarlah jujur pada diri sendiri, lakukan apa kata hati, sehingga kamu tidak perlu lagi menyembunyikan apapun dalan hidupmu  Jangan takut mencoba, kesalahan adalah guru terbaik jika kamu jujur mengakuinya dan mau belajar darinya.

Sabtu, 16 Mei 2015

JIWA KORSA KOMANDAN DAN WAKIL KOMANDAN REGU SATUAN

Komandan dan Wakil Komandan Regu merupakan tujuan dari pendidikan ini adalah untuk membentuk Menjadi Komandan Regu yang memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar. Pendidikan ini merupakan upaya Pimpinan dalam mencetak siswa berkualitas yang nantinya siap menjadi ujung tombak, tulang punggung satuan, memiliki sikap dan perilaku sebagai Resimen Mahasiswa Indonesia Karena dari sinilah Siswa Dididik akan dibekali berbagai kemampuan teknis, baik fisik maupun non fisik, agar dapat menjadi seorang Menwa yang handal dan mampu menjabarkan setiap perintah pimpinan dengan sebaik-baiknya. Sebagai seorang Menwa Indonesia yang profesional, diharapkan mampu memahami dan meyakini bahwa proses pendidikan yang dilaksanakan pada dasarnya tidak hanya proses perubahan status, melainkan mengandung makna yang sangat luas yakni menyangkut pengembangan kemampuan tugas dan tanggung jawab dan Jiwa Korsa yang semakin besar kepada Bangsa dan Negara demi Tegaknya NKRI ( Negara Kesatuan Republik Indonesia )
Latihan Ipeperangan penyerbuan serangan pantai ini membutuhkan jiwa korsa. Dalam kehidupan sehari hari di luar dalam latihan, jiwa korsa pun merupakan semangat yang bernilai positif. Itu menjadi sesuatu yang layak untuk dipelihara dan dibina. rasa persatuan kebersamaan jiwa korsa akan menjadi tercela ketika ditempatkan dalam situasi yang salah. Untuk itulah, biasanya di samping jiwa korsa, disiplinnya juga harus dipupuk terus untuk bisa disiplin adalah sikap taat dan tunduk pada aturan yang berlaku. Salah satu contoh bentuk nyata dan positif dari semangat jiwa korsa ini ditunjukkan  Latihan Pendidikan Dasar Resimen Mahasiswa Mahawarman di Pantai Glayem Indramayu Jawa barat

Tapi jiwa Korps Kesatuan (KORSA) di tingkat Resimen mahasiswa haruslah di tumbuh kembang kan sejak awal.kekuatan kesatuan dan kebersamaan itu paling terasa kuat ketika kita berada pada tingkat tertinggi.Semakin tinggi sebuah organisasi di sebuah kampus maka akan semakin tebal dan kuat jiwa Korps Kesatuan (KORSA) nya antar Resimen Mahasiswa, Seluruh Indonesia


PERANAN JIWA KORSA
Jiwa korsa bukan hanya penting dikalangan militer saja, tetapi juga di Resimen Mahasiswa atau diorganisasi manapun. Jiwa korsa yang baik akan menciptakan disiplin ketertiban, moril dan motifasi tinggi, tentu saja juga akan meningkatkan ketrampilan profesinya, karena merasa malu apabila tidak mampu. Seorang anggota korps yang benar-benar memiliki jiwa korsa yang tinggi akan menunjukan penampilan yang gagah (tidak loyo lemas dan merendahkan semangat), berani dan segala tingkah lakunya selalu terpuji, karena jiwa korsanya itu telah jadi stimulan untuk menjaga nama baik korpsnya. “ SEORANG YANG INGIN MEMPEROLEH PENGERTIAN YANG MENDALAM MENGENAI DASAR-DASAR ILMU MEDAN HARUS MENGERTI L’ESPRIT DE CORPS “ (VON CLAUSEWITZ). Jiwa korsalah yang menimbulkan semangat, keberanian dan tekad dalam menghadapi medan perang.
KETULUSAN HATI merupakan sifat yang paling disukai oleh semua orang. Karena kutulusan hati bisa membuat orang lain merasa aman dihargai sehingga yakin tidak akan dibohongi atau dibodohi. Seseorang yng memberikan ketulusan hati akan selalu mengatakan kebenaran, tidak suka mengada-ada, pura-pura, mencari alasan atau bahkan memutarbalikkan fakta.

KESETIAAN: orang yang setia selalu bisa dipercayai dan diandalkan. Karena biasanya orang yang memiliki kesetiaan akan selalu berusaha menepati janji, memiliki komitmen yang kuat, rela berkorban dan tidak suka berkhianat
Jiwa korsa yang kuat tidak mudah padam selama didalam korps. Di dalam jiwa korsa terkandung di dalamnya loyalitas, merasa ikut memiliki, merasa bertanggung jawab, ingin mengikuti pasang surut serta perkembangan korps-nya. Seorang yang memiliki jiwa korsa tinggi pasti penuh inisiatif, tetapi tahu akan kedudukan, wewenang dan tugas-tugasnya.
TIDAK MEMENTINGKAN DIRI SENDIRI DAN SIAP BERKORBAN UNTUK KEPENTINGAN YANG LEBIH BESAR.